Monday, December 4, 2017

A Little Bit Messed Up But Still Okay

"You're having difficulties but your expression is so calm."
One of my colleague said that when I was confused because I made a mistake.  The other teased me, trying to trick me to call the higher ups and apologize but I was like, "Okay, I'll do that but let's get this done first."

And they're baffled because I was calm (according to their opinion), I was like...surrendering what ever will happen, I did realize my mistake and was trying to fix it.  If I should call the higher ups and apologize of course I'll do it after my work is done.

Do I look okay?

I want to ask people this but then I don't think it's important.
I'm a mess and I don't think their opinion will matter to me.


Monday, June 12, 2017

Sulap itu seni, bukan sihir!


Saya melihat berita tersebut di sebuah situs sebelum membuka videonya ke Youtube.  Tentu belum puas nonton di Youtube tanpa melihat komentar-komentar yang ada disana kan yah?  Banyak komentar yang ada disana bisa dikategorikan positif dan negatif.

Biasanya yang saya perhatikan kita cenderung kagum saat nama Indonesia disebut di Amerika sana.  Wah, itu batik Indonesia, ini punya Indonesia, itu punya Indonesia, Indonesia disebut di serial TV ini dan itu, BALI ITU DI INDONESIA!
Rasanya seperti di komik atau anime dimana kuping kita langsung membesar seperti gajah saat mendengar nama Indonesia disebut.  Ikut bangga ketika Indonesia berprestasi.

Tapi kenapa kebanyakan komentar negatif yang saya lihat di video Demian tersebut yah?  Mungkin memang manusia cenderung gampang melihat sesuatu yang negatif, sesuatu yang salah.  Bahkan Om Deddy Corbuzier pun sampai buat video reaksi atas aksi Demian Aditya di American Got Talent tersebut.

Bisa dibilang saya bukanlah penggemar sulap, dulu mungkin.  Mungkin setelah nonton Magic's Biggest Secrets Finally Revealed itu saya jadi tahu semua trik nya (tidak semua sih, tapi menyenangkan bisa tahu bagaimana semua trik itu dilakukan, semacam menonton How It's Made).  Entahlah mungkin menyebarkan trik sulap ke umum seperti yang kata om Deddy (kok ini sok akrab ya manggilnya om?) merupakan hal yang...cukup terlarang di antara para pesulap?  Saya kurang tahu.

Namun yang saya tahu, sulap itu adalah sebuah seni.  Seni trik dan ilusi.  Dulu saya benar-benar percaya sulap seperti Harry Potter gitu yah, tapi itu semua hanyalah trik.  Trik yang bagus dan juga masih layak dinikmati.  Mungkin beberapa orang masih menganggap sulap itu sebagai teka-teki yang harus mereka pecahkan sehingga ketika mengetahui trik nya mereka ingin lebih dahulu memberi tahu kepada orang-orang lain, bukan untuk menikmati seni tapi untuk mendapat sedikit pengakuan kalau mereka juga tahu, mereka juga bisa.

Mungkin beberapa orang menilai sulap itu penipuan ketika mereka mengetahui prosesnya, karena semua terlihat mudah, cepat, dan mustahil.  Sehingga ketika tahu apa yang ada dibalik trik tersebut mereka marah karena telah ditipu? "Ah, cuma gitu doang!" 

Hei, sulap itu seni kawan.
Untuk dinikmati sama seperti kita mendengarkan orang bermain gitar.  Mungkin gitaris lain tahu dia main di kunci apa, lari kemana, dan sebagainya.  Ya kalau di musik sangatlah umum untuk share chord atau tabulasi supaya orang lain bisa belajar, tapi pernah dengar gak misalnya di konser Slash pash lagi manggung terus ada yang bilang "Ah, dia maen disini, sini, dan sini, gue juga bisa."
Oke.
Slash bisa, dia juga bisa, temennya dia juga bisa, tapi ya udah kan?  Permainan gitarnya itu seni, dan dinikmati.  Semua senang.
Atau gitaris Miyavi, Samurai Jepang.  Kalau bisa dibilang saya lihat Miyavi main itu kayak ngeliat Miyavi main sulap.  Karena saya belum ngeh bagaimana Miyavi bisa main seperti itu.  Walaupun saya punya chord nya, belum tentu saya bisa bermain persis seperti Miyavi.  Dan ciri khas gitaris-gitaris tersebut itulah seni.  Sebuah karya dan ekspresi dari sang artis yang menciptakan keindahan yang menimbulkan kebahagiaan.  Yang kita lakukan?  Nikmati saja kawan!

People are just as wonderful as sunsets if you let them be.  When I look at a sunset, I don't find myself saying, "Soften the orange a bit on the right hand corner." I don't try to control a sunset. I watch with awe as it unfolds -- Carl Rogers.

Manusia itu memang rumit, namun pasti ada alasan dibalik perbuatannya yang dilakukan.  Bisa salah, bisa benar, karena manusia itu tidak sempurna.  Namun tugas kita adalah belajar untuk menjadi lebih baik lagi, menjadi lebih baik dan mengerti lebih baik, mengampuni lebih baik.

Kembali lagi ke penampilan Demian Aditya, sebagai seorang yang kurang menggemari sulap namun saya mengerti bahwa sulap adalah sebuah seni.  Boleh dong saya tidak menggemari sulap?  Boleh.  Boleh saya mengejek sulap?  Tidak.  Kenapa? Kalau musisi, aktor atau aktris favoritmu dijelek-jelekin bagaimana perasaanmu?  Marah? Kesal? Terluka?  Ya, semuanya.  Tapi apabila artis favorit saya diejek, saya akan berusaha untuk tidak membalas dan melukai perasaannya lebih lagi.  Gak ada salahnya kan untuk bersikap baik, bolehlah kamu tidak suka, tapi jangan sampai melukai perasaan.  Kebencian itu tidak rupawan.

Kalau kamu tidak bisa berbicara yang baik, berbicara yang menyenangkan hati orang (bukan menjilat dan mencari perhatian demi kepentingan diri sendiri yah), lebih baik kamu diam.  Atau mungkin seperti kata Om Deddy Corbuzier.  Kritik yang membangun atau tunjukkan juga bakatmu yang mungkin kamu pikir lebih baik, berkompetisi (walaupun ini bukan kompetisi sepertinya) dengan sehat.

Friday, April 28, 2017

Coffee Scrub (Coffee Only!)

I love coffee, been drinking it black without sugar since I tried to limit my sugar intake few months ago and it's been great.  I'm not fancy coffee drinker, I'll drink whatever coffee available at my house as long as it doesn't have any sugar in it.  Most of the instant packet here contains too much sugar to my liking.  It makes mee feel really weird after drinking it.

I used to buy a pack of coffee scrub with different ingredients and fancy coarser coffee beans and I like it.  I don't really take care of my skin but that coffee scrub is great but sometimes I just want a quick bath before going to sleep so I don't do scrub regularly.

Few days ago I had this idea to use the used coffee grounds as a scrub.  It's an ordinary one I bought at the supermarket, I'm just curious so I tried it.  I used it right after I drink it without drying it first or adding few things.  I just like coffee and I think it feels great!

I think the coffe scrub does its job well.  My skin feels smoother and "infused" with coffee.  I smell like coffee!  I rarely used body lotion or things like that but it feels great after.  Feels like it's softer and has natural oil.  Usually it feels dry after I took a bath, not the dry skin feeling but more like squeaky feeling )you understand right?)

It smells GREAT!  Unless you dislike coffee, this thing is not for you.  I like the smell of coffee and using it as a scrub is not too overpowering but I can smell it from time to time so it's great!

It's CHEAP.  Basically I think I do well because I can both drink and use it as a scrub when bathing.  Of course you shouldn't scrub everyday because it'll be bad for your skin.  I use the coffee grounds all over my body except my hair.  But I heard coffee does good to your hair too but I'm not sure.  My hair gets oily fast so with this coffee scrub it might feels more oily and that's not good if I want to wash my hair every other day.

There are quite down side about this coffee scrub but I'm not a pro, I just think it does good for me.  The downside I could think of so far:

It might clogged your bathroom.  I don't know but it might so you have to take precaution before doing it regularly.  Clogged bathroom is annoying.

It might not be suitable for oily skin.  I feel oily but refreshed because my skin is kinda dry but I don't think it'll do well for those who have oily skin.

It's dirty.  If you don't wash well the coffee grounds can get to your clothes, your bedsheets, and everything.  So you have to make sure to wash well.


Well, that's what I got from my own experience.  I heard they also can get rid of cellulite but I haven't done a good research on it.  Most of the things I read on the internet is you use olive oil (or any kind of oil) or honey to it but I don't like the feeling after using the scrub because I usually don't use soap after the scrub (simply because I like the feeling) and it feels clean enough.

I'm also trying to use less shampoo and maybe soap but I don't think I can't....

Friday, June 17, 2016

Yesterday May Be The Best Future

She had a dream.
A good one.
There are photos of her loved ones.
And they look happy.
From three to two.
From five to four.

She was happy.

Monday, June 13, 2016

Disappointment

drowning in her own feeling, burnt.
she knows it's bad for her, but she can't help it.
can't let go.
she keeps blaming the others, she chooses to.

but it doesn't work.
so she keeps swimming in her own pool,
asking other to get her out of this.

no one cares.
no one understands.

Wednesday, May 18, 2016

Review: Logitech K 400

Sirik lihat babeh beliin wireless mouse buat si dede, akhirnya setelah menabung uang jajan beberapa bulan (maklum waktu masih kuliah belum kerja) saya pun mulai hunting keyboard komputer.  Sebenarnya bukan sirik sih tapi lebih ke merasa terganggu dengan suara keyboard biasa (keyboard mekanik) ketika nyekripsi tengah malam…berisik!

Setelah googling akhirnya tau nama jenis keyboard yang terdapat di laptop karena chiclet keyboard terasa lebih menyenangkan untuk disentuh dan relatif lebih sunyi digunakan untuk mengetik.  Memang nih gegara skripsi rasanya lebih sensitif terhadap hal-hal kecil..kayak ibu hamil ya..

Okedeh, setelah cari-cari akhirnya pilihan jatuh ke keyboard Logitech K400.  Alasannya karena di keyboard ini sudah terintegrasi track pad jadi saya bisa dengan leluasa bekerja sambil leyeh-leyeh di sofa ketika menggunakan TV sebagai monitor (dengan kabel VGA) tanpa harus bingung cari-cari mouse.  Tanpa harus beli wireless mouse  lagi dan repot nyari-nyari mouse seperti nyari remote saat duduk di sofa.

Ditebus dengan harga Rp. 400.000-an (kalau gak salah karena sudah lumayan lama sekali) akhirnya keyboard warna hitam ini didapat.  Kesan pertama waktu lihatnya: KEREN!  Mungkin karena biasanya pakai keyboard mekanik biasa kali yah jadinya agak kayak anak kecil nemu mainan baru.
Kesan-kesan dalam pemakaian keyboard ini:
  •  Mungkin butuh waktu yang cukup lama buat pengguna keyboard mekanik untuk terbiasa dengan keyboard ini karena letak beberapa tombol yang berbeda dengan keyboard mekanik.  Tapi menurut saya hal ini tidak mengganggu.
  •  Tidak adanya num-pad bisa dianggap kekurangan dan kelebihan tergantung kebutuhan.  Kalau butuh untuk memasukkan data angka pasti akan kesulitan menggunakan keyboard ini apalagi kalau yang tidak terbiasa mengetik 10 jari karena harus sesekali melihat ke keyboard.  Saya sendiri lebih senang menggunakan num-pad untuk input angka, namun hal ini menjadi kelebihan juga karena bentuk keyboard jadi lebih ringkas dan tentu saja lebih ringan.
  • Track pad menghemat waktu ketika saya bekerja di depan TV.  Tidak butuh tempat datar yang stabil untuk meletakkan mouse, tinggal geser tangan sedikit saja saya sudah bisa klik-klik.  Trackpad ini juga sudah mendukung multi-touch loh, jadi sudah cukup.
  • Jangkauan keyboard ini lumayan bagus namun akan terganggu ketika terhalang tembok atau bahkan terhalang orang.  Hal ini bisa diperbaiki karena dalam dus sudah disertakan juga extension untuk unifying receiver nya.
  • Kekuatan baterai nya dengan pemakaian rutin (dan terkadang lupa matiin) tahan sampai dengan 1 tahun lebih.  Mungkin tergantung pemakaian kali yah.  Setidaknya baterai AA sebanyak 2 buah mudah dicari dimana-mana tidak seperti baterai kotak 9V buat gitar akustik (T.T)

Dengan harga yang terjangkau, menurut saya keyboard ini sudah cukup untuk digunakan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.  Kecuali kalau mau main game ya pasti kurang.  Karena kebutuhan saya hanya untuk browser dan mengetik menurut saya sih keyboard ini sudah oke.  Apalagi ketika mau menggunakan TV sebagai monitor biar nonton lebih ajib keyboard ini sangat membantu, selain itu penyimpanannya bisa secara vertikal sehingga hemat tempat. Satu hal lagi yang saya suka dari keyboard ini adalah media hot keys nya dimana saya bisa memainkan lagu sesuka hati karena ada tombol play/pause, next, prev, mute, volume up, volume down secara langsung tanpa harus pencet-pencet tombol Fn seperti di laptop! :D

Kalau kelemahannya..mungkin bukan kelemahan tapi lebih ke harapan ya agak sulit menggunakan keyboard ini kalau keadaan ruangan minim cahaya—terutama untuk yang tidak terbiasa mengetik 10 jari tentu saja.  Berharapnya sih…kalau dengan harga segini…kalau sudah disertai lampu kan lumayan. #ngeyel


Monday, October 5, 2015

Perpanjang SIM

Akhirnya perpanjang SIM setelah lewat dua hari masa berlaku SIM.  Sebenernya cuma satu hari sih, itu hari ke dua.  Untungnya mama mau temenin ke BTC buat perpanjang ke SIM Outlet yang buka pukul 10.00
Awalnya googling gimana cara perpanjang SIM supaya dapat gambaran apa aja yang dilakukan dan apa yang harus disiapin tapi kurang jelas (dan memang pengen detailnya jadi gak ketemu deh) jadi nervous deh.
Sampai disana disambut antrian yang panjang padahal baru beberapa menit lebih dari pukul 10.00, awalnya males ngantri karena antriannya panjang sampai mengular begitu dan saya kurang bisa berada di tengah keramaian.  Akhirnya karena ditemenin memaksakan diri untuk mulai mengantri, dan ini urutannya.


1. Cek kesehatan.

Tempat: Kalau dari luar, meja untuk cek kesehatan itu berada di sebelah kanan pintu namun antriannya sampai keluar.

Hal yang harus disiapkan: Fotokopi KTP, SIM ASLI yang habis masa berlakunya.

Apa yang dilakukan: Disini cuma ditanya berat badan dan cek mata untuk mengetahui buta warna apa tidak, pemeriksaannya cepat mungkin karena antriannya yang panjang ya.  Jangan lupa senyum dan sapa petugasnya (tapi jangan genit), kasian kalau bertugas terus-terusan bikin bete.
Setelah diperiksa kita akan dikasih hasil pemeriksaan berikut Fotokopi KTP dan SIM yang disatukan (dikokot).


2. Ambil formulir permohonan.

Tempat: Ikuti saja kemana orang depanmu selanjutnya pergi, kesitulah kamu selanjutnya pergi.  Kalau di BTC terletak di meja tengah begitu masuk.

Hal yang harus disiapkan: Hasil cek kesehatan yang sebelumnya diperoleh, pen untuk mengisi formulir, dan uang.

Apa yang dilakukan: Sebelumnya bayar dulu uang untuk perpanjangan SIM (295.000 untuk SIM A & C) juga memberikan hasil cek kesehatan.
Karena perpanjangnya 2 SIM, maka formulir yang harus diisi pun jadi dobel.  Bawa formulirnya dan isi sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh petugas.
Setelah beres mengisi, kembalikan ke tempat kita mengambil, setelah itu petugas akan meminta kita menandatangani kertas kosong yang sudah disediakan dengan spidol untuk SIM.


3. Tunggu foto.
Tempat: Sebelah kiri dari outlet, pasti keliatan mana tempat yang buat foto karena ada petugas dengan komputer.
Hal yang disiapkan: Kertas isi tandatangan yang kita buat tadi setelah mengembalikan formulir permohonan.
Apa yang dilakukan:  Untuk bagian ini kita harus menunggu cukup lama karena kertas formulirnya bakal diproses dahulu untuk mengecek kelengkapan.  Setelah itu petugas foto akan mulai memanggil sesuai dengan formulir yang ada ditangannya.  Setelah dipanggil kita duduk di tempat yang disediakan untuk bersiap difoto.  Sebelum difoto bisa tuh menata penampilan se-oke mungkin biar jadinya fotonya bagus (untuk 5 tahun ke depan soalnya, kan sayang kalau hasilnya kurang memuaskan..)
Sebelum difoto petugas akan membacakan data kita untuk memastikan tidak ada kesalahan.  Sekali lagi, karena memperpanjang SIM A dan C maka difoto dua kali dan dibacakan datanya pun dobel.

4. Tunggu SIM
SELESAI!  Akhirnya bisa bersantai duduk-duduk di luar tempat perpanjangan tapi jangan jauh-jauh karena setelah SIM nya jadi petugas akan memanggil nama kita.

Semuanya hanya membutuhkan waktu 1 jam saja!
Di hari-hari biasa memang penuh, tapi saya rasa 1 jam adalah waktu yang cepat.  Yang membuat lama hanyalah ketika kita menunggu waktu untuk difoto.  Katanya sih kalau hari Minggu lebih sepi, tapi saya belum mencoba untuk memperpanjang di hari Minggu.  Yang pasti kalau mau cepat ya datanglah sepagi mungkin.