Monday, October 5, 2015

Perpanjang SIM

Akhirnya perpanjang SIM setelah lewat dua hari masa berlaku SIM.  Sebenernya cuma satu hari sih, itu hari ke dua.  Untungnya mama mau temenin ke BTC buat perpanjang ke SIM Outlet yang buka pukul 10.00
Awalnya googling gimana cara perpanjang SIM supaya dapat gambaran apa aja yang dilakukan dan apa yang harus disiapin tapi kurang jelas (dan memang pengen detailnya jadi gak ketemu deh) jadi nervous deh.
Sampai disana disambut antrian yang panjang padahal baru beberapa menit lebih dari pukul 10.00, awalnya males ngantri karena antriannya panjang sampai mengular begitu dan saya kurang bisa berada di tengah keramaian.  Akhirnya karena ditemenin memaksakan diri untuk mulai mengantri, dan ini urutannya.


1. Cek kesehatan.

Tempat: Kalau dari luar, meja untuk cek kesehatan itu berada di sebelah kanan pintu namun antriannya sampai keluar.

Hal yang harus disiapkan: Fotokopi KTP, SIM ASLI yang habis masa berlakunya.

Apa yang dilakukan: Disini cuma ditanya berat badan dan cek mata untuk mengetahui buta warna apa tidak, pemeriksaannya cepat mungkin karena antriannya yang panjang ya.  Jangan lupa senyum dan sapa petugasnya (tapi jangan genit), kasian kalau bertugas terus-terusan bikin bete.
Setelah diperiksa kita akan dikasih hasil pemeriksaan berikut Fotokopi KTP dan SIM yang disatukan (dikokot).


2. Ambil formulir permohonan.

Tempat: Ikuti saja kemana orang depanmu selanjutnya pergi, kesitulah kamu selanjutnya pergi.  Kalau di BTC terletak di meja tengah begitu masuk.

Hal yang harus disiapkan: Hasil cek kesehatan yang sebelumnya diperoleh, pen untuk mengisi formulir, dan uang.

Apa yang dilakukan: Sebelumnya bayar dulu uang untuk perpanjangan SIM (295.000 untuk SIM A & C) juga memberikan hasil cek kesehatan.
Karena perpanjangnya 2 SIM, maka formulir yang harus diisi pun jadi dobel.  Bawa formulirnya dan isi sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh petugas.
Setelah beres mengisi, kembalikan ke tempat kita mengambil, setelah itu petugas akan meminta kita menandatangani kertas kosong yang sudah disediakan dengan spidol untuk SIM.


3. Tunggu foto.
Tempat: Sebelah kiri dari outlet, pasti keliatan mana tempat yang buat foto karena ada petugas dengan komputer.
Hal yang disiapkan: Kertas isi tandatangan yang kita buat tadi setelah mengembalikan formulir permohonan.
Apa yang dilakukan:  Untuk bagian ini kita harus menunggu cukup lama karena kertas formulirnya bakal diproses dahulu untuk mengecek kelengkapan.  Setelah itu petugas foto akan mulai memanggil sesuai dengan formulir yang ada ditangannya.  Setelah dipanggil kita duduk di tempat yang disediakan untuk bersiap difoto.  Sebelum difoto bisa tuh menata penampilan se-oke mungkin biar jadinya fotonya bagus (untuk 5 tahun ke depan soalnya, kan sayang kalau hasilnya kurang memuaskan..)
Sebelum difoto petugas akan membacakan data kita untuk memastikan tidak ada kesalahan.  Sekali lagi, karena memperpanjang SIM A dan C maka difoto dua kali dan dibacakan datanya pun dobel.

4. Tunggu SIM
SELESAI!  Akhirnya bisa bersantai duduk-duduk di luar tempat perpanjangan tapi jangan jauh-jauh karena setelah SIM nya jadi petugas akan memanggil nama kita.

Semuanya hanya membutuhkan waktu 1 jam saja!
Di hari-hari biasa memang penuh, tapi saya rasa 1 jam adalah waktu yang cepat.  Yang membuat lama hanyalah ketika kita menunggu waktu untuk difoto.  Katanya sih kalau hari Minggu lebih sepi, tapi saya belum mencoba untuk memperpanjang di hari Minggu.  Yang pasti kalau mau cepat ya datanglah sepagi mungkin.

Sunday, October 4, 2015

Permainan.

Buat saya, hidup ini seperti game Tetris.
Masalah terus berdatangan, tumpuk-menumpuk.  Kadang tantangan itu bisa menjadi batu loncatan dan mendapatkan “skor” yang lebih tinggi, ataupun terus menumpuk sampai akhirnya nanti mati.
Beruntunglah game Tetris yang walaupun tidak memiliki jalan cerita dan hanya terus berjuang untuk hidup demi menyelesaikan masalah-masalah yang ada, namun pada akhirnya ada skor yang menentukan nilai perjuangan tersebut.


Apa yang menjadi tujuan hidup manusia?

Tuesday, March 17, 2015

Skripsi.

Sudah molor pengerjaan skripsi ini, ini kesempatan terakhir untuk merampungkan skripsi.
Setiap hari ku terbangun dari tidur dan cuma bisa bilang "This is not my style."
Menulis skripsi sepertinya bukan hal yang saya inginkan.  Topik bukan masalah, tapi saya tidak menyukai ini.

Banyak hal terjadi di tahun 2015, tapi sepertinya saya mampu untuk bertahan.  Menulis skripsi itu bagai berhadapan dengan musuh terbesar, diri saya sendiri.  Dengan kemalasan yang tidak terhingga ini, sangat sulit rasanya menulis skripsi.  Walaupun akhirnya memutuskan untuk menulis, tiba-tiba otak tampaknya tidak mampu bekerja walaupun hanya membaca artikel-artikel.  Sulit.

Mana komputer mati, lagu favorit tidak bisa didengarkan.  Si biru cantik yang menemani sejak 4 tahun lalu pun tertinggal koleksi lagu-lagu oke kekinian.  Oia, dia tidak biru lagi sejak capdase nya rusak.  Bukan hanya rusak, tapi robek bagian bawahnya sehingga selalu lepas jika dimasukkan ke dalam saku.  Saya pun memutuskan untuk melepasnya.  Sejauh ini iPod masih dalam kondisi baik kecuali bagian luarnya yang memang banyak goresan.  Bagian belakang iTouch ini memang sensitif terhadap goresan, tapi pada saat ini saya sudah tidak khawatir lagi.  Yang penting saya bisa mendengarkan lagu-lagu yang saya sukai.  Baru-baru ini saya menjatuhkan si iTouch ini sehingga sekarang layar bagian atas memiliki garis-garis aneh.  Baiklah, tak apa, saya sudah menjaganya dengan baik selama empat tahun ini.

Earphone dengan kabel gepeng pun rusak sebelah, tapi memang lebih awet daripada bawaan dari iTouch nya.  Kalau yang bawaan rusak karena kabelnya yang kusut dan terkelupas, yang ini rusak sebelah.  Entah apa masalahnya.  Tapi karena saya telah menggunakannya sejak lama, tidak ada penyesalan.  Saya rasa saya telah menjaganya dengan baik.
Kini saya menggunakan headset dari OPPO.  Kabelnya sering kusut sih, tapi tak apalah.  Walaupun tidak kedap suara tapi masih bisa digunakan dan sampai saat ini saya belum memiliki rencana untuk mencari earphone baru.  Susah biaya dan juga perawatannya.  Tampaknya saya memang tidak baik dalam merawat barang, dan juga binatang.

Saat ini sedang berjuang membaca dan menulis skripsi sedikit.  Malas.
Sambil mendengarkan lagu menggunakan iTouch dan earphone nya.  Bukannya fokus mengerjakan skripsi saya malah asik mendengarkan lagu seperti yang saya lakukan saat ingin tidur sambil mendengarkan lagu.  Belum lagi koleksi lagu-lagu lama yang membuat saya terjebak masa lalu.  Bukannya galau, tapi memang lagu-lagu tertentu mengingatkan saya pada masa-masa tertentu (yang telah berlalu).

Satu hal yang harus dikerjakan, banyak hal untuk dipikirkan.  Skripsi harus selesai semester ini.  Semoga semua hal yang menjadi beban pikiran ini dapat terselesaikan dengan baik.

Thursday, February 5, 2015

Currently watching Attention Please, a Japanese drama from 2006.  Yes, recently I'm into doramas after getting bored from Kdrama.  I watched Hanazakari no Kimitachi e long ago and decided to re-watch it after watching To The Beautiful You.  Well, I wouldn't bother to watch TTBY if it's not because of Sulli and Minho.
I tend to be biased.  If I like a singer, I will mostly like all of his/her songs.  Mostly.
Like Avril Lavigne, Michael Buble, Kelly Sweet, Linkin Park, Norah Jones, and Kim Taeyeon.
Although I might be like them a lot, there are songs I dislike too.  Like Avril's Hello Kitty, I was like 'huh?' when I heard this song.  Although I dislike it, I still listen to it.

Alright, back to the doramas.
I also watched Miss Pilot before AP and they both kinda have the same feeling.  Miss Pilot is recommended for those who loves airplanes (I think..).  It's enjoyable although I'm not a fan at least I know more about aviation.
I haven't finished both of them, I did not continue Miss Pilot because I don't like the pairing and Kishii Taiji makes it worse, he kinda cheated and ignoring his girlfriend.
For Attention Please I think the main role is too childish and straightforward.  Maybe it's her character but it's kinda annoying for me.  I just finished watching the 3rd episode, maybe my opinion will change later.

But it's really nice to watch both Miss Pilot and Attention Please, and Saki Aibu played a totally different characters in each drama.  So it's fun to watch.
Another point for AP is because there's Nishikido Ryo.  He's really good looking!


I wrote this since I can help but to compare these two.  Meanwhile there's no progress on my thesis... :(

Monday, January 26, 2015

Nocturnal.
Mungkin bisa dibilang saya lebih suka untuk tidur di siang hari.
Mereka bilang saya pemalas, tapi sebenarnya kalau dihitung dari jam tidur sama saja.
Tidur rata-rata selama 6 jam, maksimal 8 jam, bahkan biasanya kurang dari 6 jam.

Belakangan ini karena aktivitas (sebenarnya tidak sibuk sih..) yang cukup melelahkan, jam tidur pun jadi normal kembali.  Terlalu normal (yang akhirnya jadi tidak normal) malahan.  Jam 6 atau 7 malam sudah lelah ingin tidur.
Kalau tidak lelah, ya tidak tidur.  Apalagi malam hari.

Terlalu menakutkan untuk menutup mata pada malam hari.  Entah kenapa.
Seakan tidak akan terbangun lagi.


Ah, sudahlah.