Thursday, December 12, 2013

Santai, itu sudah takdir...

Beberapa orang bilang kalau saya hidup tanpa tujuan, hidup tanpa keinginan.
Sebenarnya ada betulnya dan ada tidak betulnya.

Saya pernah membaca beberapa cerita yang intinya berkata bahwa kadang kita harus menerima segala sesuatu dengan lapang dada.  Kadang memaksakan sesuatu itu malah menjadi keburukan atau kemalangan bagi kita.  Itu inti ceritanya.

Kalau dibilang saya percaya Tuhan (atau takdir), saya percaya.  Karena Tuhan Maha Tahu, Dia pasti tahu yang terbaik buat saya, Dia tahu yang saya butuhkan dan yang saya inginkan.  Mungkin dengan diizinkannya beberapa kejadian buruk dalam hidup saya, saya akan mampu belajar dan menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Dulu sebelum masuk kuliah, saya sama sekali tidak memiliki keinginan untuk masuk ke suatu fakultas.  Kenapa?  Karena saya tidak memiliki bayangan sama sekali.  Satu-satunya yang saya inginkan waktu itu adalah sekolah musik.  Tapi orangtua tidak mengizinkan.
Orangtua tahu yang terbaik buat saya, mereka lebih berpengalaman dan mereka mengetahui saya lebih baik daripada orang lain selain saya mengetahui diri saya sendiri (walaupun kadang saya tidak mengetahui bagaimana saya ini sebenarnya).
Dengan memberikan penjelasan, berbagai alasan yang masuk akal, akhirnya saya memutuskan untuk menuruti nasihat orangtua saya.

Saya pun menjalankan tes di sebuah perguruan tinggi, tes yang diadakan hari Minggu terakhir di bulan Januari.  Sesudah saya menjalani tes, saya merasa tidak yakin semua jawaban yang saya berikan adalah benar, maka saya mulai berpikir untuk mencoba masuk ke tempat lain walaupun hasil tes belum keluar.
Orangtua saya memberikan saran untuk saya menunggu hasil tes keluar terlebih dahulu sebelum membeli formulir pendaftaran masuk ke perguruan tinggi lain, akhirnya saya batal membeli formulir di hari terakhir penjualan dan pengembalian formulir; di hari yang sama dengan pengumuman hasil tes.

Teman-teman saya yang datang langsung ke perguruan tinggi itu mencoba mencarikan apakah saya berhasil masuk atau tidak.  Ternyata mereka tidak dapat menemukan nama saya di papan pengumuman.
"Ah, berarti memang saya tidak seharusnya masuk perguruan ini..", pikir saya ketika saya mendapat pesan singkat dari teman saya.  Saya ingat saya baru saja bangun tidur malam itu.  Saya pun segera memberitahukan bahwa saya tidak berhasil kepada orangtua saya, orangtua saya tidak percaya bahwa saya tidak berhasil masuk dan menyuruh saya untuk mengecek lebih lanjut online.
Sekali mencoba, ternyata memang nama saya tidak terpampang di sana.  Saya pun dari awal sudah menerima keadaan saya bahwa saya tidak masuk.  Ayah saya bersikeras menyuruh saya mencoba lagi beberapa kali dengan memasukkan identitas yang berbeda.  Ternyata setelah beberapa kali akhirnya saya menemukan nomor ujian saya, berikut nama saya.  Ternyata nama saya yang terdaftar hanyalah nama depan saja sehingga teman saya pun tidak dapat menemukannya di papan pengumuman.  Namun setelah dikonfirmasi lebih lanjut, ternyata saya berhasil masuk ke kampus itu.

Dari kejadian di atas saya menyadari bahwa saya ini orangnya tidak mau berjuang, memang saya akan berusaha selalu memberikan yang terbaik yang saya punya pada saat itu, namun saya akan berhenti ketika penilaian sudah dilakukan.  Dan memang itu yang sering saya lakukan.

Kejadian kedua adalah ketika saya harus kehilangan beberapa orang karena kesalahan saya sendiri.  Pada saat itu saya terlalu polos dan mengikuti begitu saja saran orang-orang yang saya percaya.  Hasilnya saya kehilangan orang yang mungkin pada saat itu adalah orang yang paling penting buat saya selain keluarga saya.  Harus saya akui, untuk berpisah dengan orang tersebut sampai saat ini saya terkadang masih merasa menyesal.  Tapi pada akhirnya saya pun ikut bersyukur karena selalu ada yang bisa saya pelajari dalam setiap permasalahan walaupun sampai sekarang masih ada penyesalan dan tetap akan selalu ada.
Teman-teman, semua orang yang kita kenal, bahkan keluarga kita sendiri tidak akan selalu ada dalam kehidupan kita.  Pasti ada saatnya bagi mereka untuk pergi dari kehidupan kita, baik itu karena kematian, ataupun perpisahan.
Itu adalah hal yang saya pelajari dari kejadian tersebut sehingga sekarang membuat saya ragu untuk menetapkan batas yang jelas ketika ada orang-orang di sekitar saya yang membuat saya tidak nyaman.  Setiap orang diizinkan hadir di sekitar saya untuk membuat saya menjadi manusia yang lebih baik.
Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.
Sekarang saya berpikir jauh lebih dewasa dari sebelumnya, setidaknya saya belajar untuk merelakan kepergian orang-orang yang pernah memberikan kesan baik dalam hidup saya.  Dan walaupun dahulu saya membuat kesalahan dengan "membuang" orang-orang yang berarti dalam hidup saya secara kasar, kini saya juga mulai berusaha belajar untuk bisa membangun hubungan sosial yang lebih sehat.
Saya bersalah karena memperlakukan orang tersebut seperti barang dengan membuatnya jauh dari kehidupan saya, merasa saya lebih benar dan dia yang salah.

Sekarang saya masih tetap orang yang pemalas.  Ibaratnya saya ingin mendapatkan nilai yang baik dalam ujian, namun malas untuk belajar.  Tapi walaupun saya malas untuk belajar, saya tidak mau menyontek karena ujian memang ditujukan untuk menguji diri sendiri.
Begitu juga dalam hidup, memang saya memiliki beberapa keinginan, namun kadang keinginan itu hanyalah keinginan.  Saya tidak berusaha untuk mengejar cita-cita saya secara jelas karena memang saya sendiri belum mengerti apa yang sebenarnya saya inginkan.  Kadang saya terlihat menjadi orang yang terlalu santai, walaupun memang benar.  
Saya berpikir bahwa setiap manusia lahir untuk sebuah tujuan, sebuah misi yang tidak dapat dijalankan orang lain kecuali kita sendiri.  Nah, pencarian misi itu tidak saya lakukan dengan baik.  Saya hanya menunggu Tuhan untuk membukakan jalan, memberi tahu saya secara jelas apa yang harus saya lakukan.  Sehingga segala sesuatu yang menimpa saya, akan saya terima karena saya berpikir bahwa itu sudah rencanaNya, sudah takdir kata orang.  Walaupun mungkin seharusnya saya berjuang untuk mendapatkan yang saya inginkan.

Sebenarnya banyak orang bilang kalau saya mau tahu apa yang saya harus lakukan, saya harus mendekatkan diri pada Sang Pencipta dan menemukan komunitas yang membantu saya untuk bertumbuh.  Tapi ya sekali lagi, saya merasa belum siap dan belum waktunya.

Memang bukan contoh yang baik untuk ditiru ya..

Saturday, November 16, 2013

What?

Everyone has their own ways to enjoy me-time.
Just because I chose to stay in silence, doesn't mean that I have to listen to whatever you say.
You can talk all you want, but I can choose not to listen to you.

You asked me for help, although actually you can do it yourself.
Yes, two is better than one.  It make things easier and faster to be done.
But if you keep using your phone while I have to do all the things, it's not fair.
That's why I keep protesting, because you often judge me for not having works done.
I did more than I should (I think), I sacrifice my time to help.
It's a part of my responsibility and how I show my love to you, my love to them too.
But I feel it's unfair for me if you keep using me so you can get more time using your phone.

Yes, I'm lazy.  That's why you have to choose him.
Yes, I don't want to help you, that's because you keep protecting him and making him stay away from work.
While you think I'm only playing the computer all day, you don't know that I'm doing my assignments.
I'm being scold for not attending classes when the lecturer had cancel it.
I'm trying to understand.

Maybe it's me.
I think justice, equality, fairness means that if I have to do it, he has to do it too.
Why I have to do it when he has not to do it?
Why I have to sacrifice my own time if he enjoy his time?
It's okay if you think I'm selfish. I am a human anyway.
I did ask you, but you can't answer.
So how would I know if I'm wrong?

What's justice? Fairness?  Equality?
At least he has to do something for me too if he can't do my works.
I don't see that.
Show me.
Tell me if I'm wrong.

Friday, November 15, 2013

Minuman Kesukaan

Bentuknya kayak buku kan? 

Yep!  Waktunya promosi!
Bulan November 2013 ini kebanyakan cuaca Bandung tidak bersahabat.  Hampir setiap hari hujan dan banjir.  Hari Sabtu ini pun sama, seharian Ujungberung dilanda hujan dari saya bangun sampai sore hari.  Hujan itu menyenangkan, tidak menyenangkan tapinya kalau hujan pada saat kita harus keluar rumah karena ada urusan yang tidak bisa ditunda.  Nah, biasanya kan kalau hujan saya suka menggalau denger lagu sambil liat keluar jendela pura-pura lagi syuting sedih-sedih galau.  Kali ini saya gak perlu lagi menggalau di saat hujan karena selain mendengarkan lagu saya juga minum minuman hijau cantik ini yang menghangatkan badan.
9 bungkus  beserta petunjuk pemakaian
Yap! Esprecielo!  Awalnya saya tertarik sama produk ini karena saya suka minum teh.  Saya tertarik untuk mencoba teh hijau lain setelah stok teh hijau 2Tang di rumah menipis.  Akhirnya saya beli deh yang Matcha Au Lait.  Bentuknya cantik, mirip buku seperti gambar yang di atas.  Waktu dibuka (setelah bingung bagaimana cara bukanya karena bungkusnya membingungkan ternyata ada Prologue juga!  Setelah membaca cepat, saya buka lagi dan baru kelihatan deh 9 bungkus teh hijau nya beserta petunjuknya yang berbentuk cangkir itu
Setelah baca secara sekilas, jangan tertipu sama bungkusnya yang besar!  Satu bungkus itu cuma terasa enak kalau diseduh pakai gelas yang kecil!  Awalnya saya ketipu dan seduh 1 bungkus itu ke gelas yang lumayan besar, hasilnya jadi gak enak, terlalu banyak air.

Jadi gimana nih rasanya?  Kalo boleh dibilang rasanya enak banget!  Waktu diseduh langsung deh timbul busa-busa lembut di atasnya yang warnanya hijau juga.  Dilihat dari warnanya itu rasanya ya kayak minum green tea yang creamy karena susu.  Sejujurnya saya belum pernah coba pakai air dingin sih, pertama karena saya gak suka minum yang dingin-dingin dan memang minuman ini kerasa paling nikmat diminum waktu suam-suam kuku.  Gak kayak teh yang biasanya saya minum panas-panas.

Kalau kata orang-orang rumah sih minuman ini rasanya kurang manis.  Sebenarnya saya juga memang paling suka minuman yang manis, tapi entah mengapa belakangan ini saya suka rasanya yang lembut dan tidak terlalu manis.  Karena terlalu enak, sekarang biasanya saya minumnya 2 bungkus sekaligus diseduh ke gelas yang besar kayak di bawah ini.  Saking ketagihannya sehari bisa minum sampai 6 bungkus (mau saingan sama konsumsi kopi nya babeh!)

Gelas besar pakai whipped cream

Setelah beberapa lama saya minum ini, ternyata kepikiran juga untuk kasih sedikit pemanis nya dengan whipped cream yang biasa dijual di supermarket.  Jadi setelah diseduh tinggal  dikasih instant whipped cream nya (yang sweetened).  Seperti yang bisa dilihat di gambar di atas, itu memang saya gak bisa aja sih jadi keliatannya kurang menarik, tapi rasanya enak banget!
Ternyata walaupun harganya agak mahal, saya ketemu juga minuman dengan merk yang sama dengan bungkus yang lebih besar.  Walaupun sebenernya isinya gak beda jauh, bungkus yang besar ini isinya ada 14 bungkus dengan petunjuk penyeduhan yang sama juga kayak gambar sebelumnya.  Karena sudah merasakan nikmatnya yang green tea saya jadi penasaran untuk beli yang lainnya karena memang ada banyak variannya.  Jadi ketika saya beli yang bungkus besar Matcha Au Lait itu saya juga coba beli yang Ceylon Red Au Lait yang kemasan kecil, satu kemasan isinya ada 2 bungkus.
Untuk impresi pertama cobain Ceylon Red Au Lait : PAHIT!  Rasanya mirip teh tarik tapi bener-bener pahit!  Tidak seperti teh tarik yang biasa saya minum atau teh yang biasa saya buat, sangat pahit!  Tapi setelah dua kali menyeduh dan belum beli lagi sampai sekarang, kadang-kadang saya suka kangen dengan Ceylon Red Au Lait ini.  Jadi intinya, rasa awalnya memang tidak seperti selera saya, tapi ngangenin!  Walaupun memang sebenarnya saya tidak bisa berpaling dari si teh hijau ini sih..  Tapi memang rasanya enak juga!

Petualangan saya mencari rasa-rasa yang lain pun berlanjut.  Kali ini setelah mengisi stok Matcha Au Lait saya, saya coba lagi Caramel Macchiato. 
Caramel Macchiato ini minuman kopi favorit saya selain teh.  Rasanya sama dengan minuman-minuman sebelumnya, lembut dan bikin saya melek cukup lama karena sudah cukup lama gak minum kopi dan ketika minum kopi jadi langsung sensitif dan gabisa tidur.

Pengembaraan saya mencoba produk-produknya Esprecielo belum selesai.  Sekarang saya akan mencoba Irish Coffee dan Russian Coffee.  Saya sudah mencoba Russian Coffee siang ini.  Rasanya seperti kopi ditambah rum (yaiyalah, namanya juga Russian Coffee).  Sayangnya Russiang Coffe ini sejujurnya bukan selera saya, tapi mungkin bagi yang suka rum, patut dicoba!

Akhirnya, pilihan saya tetap pada Matcha Au Lait.  Walaupun harganya bisa terbilang mahal, tapi menurut saya uang gak bohong kok.  Rasa yang didapat sepadan dengan uang yang dikeluarkan, inilah minuman-minuman yang menemani saya saat begadang dan stres mengerjakan tugas, minuman ini juga yang menemani saya saat saya menikmati waktu luang saya.
KETAGIHAN!
Ceylon Red Au Lait




Sunday, November 3, 2013

Responsibility

responsibility [rɪˌspɒnsəˈbɪlɪtɪ]
n pl -ties
1. the state or position of being responsible
2. a person or thing for which one is responsible
3. the ability or authority to act or decide on one's own, without supervision
Collins English Dictionary – Complete and Unabridged © HarperCollins Publishers 1991, 1994, 1998, 2000, 2003
Setelah membaca apa itu responsibility, sekarang apa itu responsible?

responsible [rɪˈspɒnsəbəl]
adj
1. (postpositive; usually foll by for) having control or authority (over)
2. (postpositive; foll by to) being accountable for one's actions and decisions (to) to be responsible to one's commanding officer
3. (of a position, duty, etc.) involving decision and accountability
4. (often foll by for) being the agent or cause (of some action) to be responsible for a mistake
5. able to take rational decisions without supervision; accountable for one's own actions a responsible adult
6. (Economics, Accounting & Finance / Banking & Finance) able to meet financial obligations; of sound credit
[from Latin rēsponsus, from rēspondēre to respond]
responsibleness  n
responsibly  adv
Collins English Dictionary – Complete and Unabridged © HarperCollins Publishers 1991, 1994, 1998, 2000, 2003
Dalam bahasa Indonesia, kata responsibility diterjemahkan sebagai 'tanggung jawab'.  Secara umum tanggung jawab diartikan sebagai 'harus menanggung segala sesuatu akibat dari perbuatannya sendiri (maupun orang lain)'.  Mungkin jadi ingat pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan waktu SD yang mengajarkan untuk mengembalikan barang yang bukan milik kita kepada pemilik sesungguhnya, melerai jika terjadi perkelahian, berkata jujur, gotong royong, dll.  Tanggung jawab ini adalah salah satu sifat ksatria yang selalu berkata jujur dan adil.

Pacar : Pak, anak bapak hamil.
Ayah : APA? *lalu si bapak siap-siap mau menghajar pacar sang anak*
Pacar : Ampun Pak!  Saya akan bertanggung jawab! *menghindari serangan si bapak yang murka*

Mungkin percakapan ini sudah tidak asing lagi kita temukan di media cetak maupun elektronik.  Entah sebagai candaan atau mungkin juga cerita di sinetron-sinetron.  Entahlah seperti apa sinetron sekarang ini karena saya sudah jarang menonton TV.
"Saya akan bertanggung jawab."
Apa yang dikatakan oleh si Pacar dalam percakapan di atas menurut saya bukanlah yang namanya bertanggung jawab.  Mengapa?
Kembali lagi ke kata responsibility.  Seorang teman saya menganggap bahwa responsibility itu artinya an ability to response.  Artinya kemampuan untuk memberi reaksi/tanggapan.  Kembali lagi ke definisi responsibility yang sudah saya cantumkan di atas.   Definisi ketiga dari responsibility yaitu 
the ability or authority to act or decide on one's own, without supervision.  Kemampuan atau otoritas untuk bertindak atau memilih tanpa harus diawasi.  Artinya tanggung jawab dimulai saat kita mulai memilih apa yang akan dilakukan.

Tanggung jawab bukanlah ketika kita harus menanggung akibat yang ditimbulkan atas perbuatan kita (ataupun orang lain).  Tanggung jawab dimulai saat kita harus memilih untuk memberikan tanggapan atas semua yang ada di sekitar kita.  Ketika kita tidak bertanggung jawab dalam satu hal, artinya kita tidak bertanggung jawab dalam seluruh hidup kita.

Misalnya dalam kehidupan sehari-hari saya sebagai mahasiswa.  Ketika saya memutuskan untuk tidak menghadiri satu kelas yang seharusnya saya hadiri, berarti saya tidak bertanggung jawab sebagai mahasiswa karena tidak memenuhi kewajiban saya sebagai mahasiswa.  Saya pun tidak bertanggung jawab kepada orangtua saya yang membiayai kuliah saya.  Hanya karena saya memutuskan untuk tidak menghadiri satu kelas, saya tidak bertanggung jawab pada diri saya sendiri dan orang tua saya.  Semua aspek dalam hidup saya menjadi terpengaruh karena keputusan saya walaupun mungkin dalam contoh ini dampaknya tidak terlalu besar.

Karena itu ketika seseorang tidak bertanggung jawab, seharusnya ia tidak boleh mengeluh ketika konsekuensi dari perbuatannya merugikan dia.  Misalnya karena saya terlalu banyak bolos, nilai saya jadi jelek.  Saya tidak boleh mengeluh karena saya tidak menjalankan kewajiban saya, dan nilai jelek itu sudah pasti harus saya terima ketika saya tidak melakukan kewajiban saya.

Itulah mengapa saya berpendapat bahwa tanggung jawab dimulai bukan saat kita menerima konsekuensi dari perbuatan kita, tapi saat kita mulai berpikir untuk memberi tanggapan atau saat kita memilih untuk melakukan sesuatu.  Karena itu setiap kita memilih kita harus memikirkan secara matang dengan mempertimbangkan keuntungan dan resikonya (tidak lupa juga mempertimbangkan prinsip hidup, dan agama masing-masing).

Karena itu orang yang bertanggung jawab akan memiliki inisiatif untuk melakukan sesuatu tanpa disuruh karena menyadari kewajibannya.  Rajin adalah salah satu ciri orang yang bertanggung jawab karena selalu melakukan kewajibannya tanpa harus disuruh.  Tidak hanya rajin, orang yang bertanggung jawab juga akan selalu memberi yang terbaik untuk menyelesaikan kewajibannya.  Besar atau kecil tugas yang dilakukannya, orang yang bertanggung jawab akan selalu berusaha secara maksimal untuk menyelesaikan pekerjaannya sebaik mungkin.  Tidak hanya itu, orang yang bertanggung jawab juga cenderung untuk berpikiran positif karena ia sudah melakukan kewajibannya dan tidak mengeluh karena sadar betul itu adalah tugasnya yang harus ia lakukan.

Susah memang menjadi orang yang bertanggung jawab, tapi saya akan terus mencoba untuk bertanggung jawab dalam setiap hal yang saya hadapi.  Tanggung jawab dimulai dari saat saya berpikir untuk bertindak.  Tanggung jawab adalah untuk bersyukur dan tidak mengeluh atas apa yang harus saya kerjakan.

Thursday, September 12, 2013

Latah?

Belakangan ini tampaknya gaya bahasa mantan tunangan penyanyi dangdut yang terkenal dengan 'goyang itik' lagi populer.
Sebenarnya ini harusnya jadi sindiran buat kita sebagai orang Indonesia juga.

Sudahkah kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar?
(Saya juga agak ragu nulisnya karena sadar diri kalau bahasa Indonesia saya juga sangat terbatas...)

Sebenarnya bukan masalah bahasa yang mau saya bahas di sini.  Yang sedikit saya sayangkan adalah kebiasaan kita yang.....latah.

Bahasa seharusnya jadi alat yang mempermudah kita bertukar informasi.  Dengan adanya kemudahan teknologi dan globalisasi sekarang kita belajar bahasa lain selain bahasa Indonesia.  Itu baik kok, tapi yang jadi masalah adalah saat kita jadi melupakan bahasa sendiri.  Saya juga sering kok memasukkan kata-kata dalam bahasa Inggris waktu lagi ngobrol-ngobrol cantik sama temen.  Kadang ada kesannya biar 'GAHOEL' gitu.  Namanya juga orang belajar bahasa asing, jadi sebenarnya tidak jadi masalah kalau misalnya masih ada kesalahan-kesalahan dalam penggunaan kata-kata.

Masalah adalah ketika kesalahan ini jadi bahan olokan seperti yang terjadi sekarang.  Kalau saya pikir-pikir sih yah, kasian itu pelakunya diejek dimana-mana.  Coba bayangkan kalau kita ada di posisi dia?  Kalau saya sih mungkin udah sembunyi dan gak akan keluar rumah lagi seumur hidup.  Dulu aja motor saya pernah ditendang secara gak sengaja (mungkin), dan biasanya kan orang lain langsung marah-marah, waktu itu saya tetap pandangan lurus ke depan dan pura-pura gak terjadi apa-apa walaupun awalnya saya hampir jatuh.  Masalah selain kebanyakan kita seringnya menjelek-jelekkan orang (susah sih yah, namanya juga dia tokoh masyarakat *iya kan?public figure?hehehe*), apa yang kita ejek pun kita lakukan lagi.  Agak terganggu juga sih beberapa hari ini twitter dipenuhi dengan banyak kata yang berakhiran -isasi (walaupun saya juga sering mengganggu dengan banyak nyampah di twitter sih..).  Pertama baca yang kayak gitu sih ya lucu dan ketawa-ketawa aja...  Tapi kelamaan sekarang jadinya...bosen.

Kalau misalnya itu bodoh, kenapa orang yang mencela dan merasa lebih pintar ikut melakukan hal yang sama juga?  Entahlah.  Semoga kebiasaan latah ini bisa diaplikasikan ke hal-hal yang lebih bermanfaat.  Sesuatu yang berlebihan itu gak baik, dan menurut saya ini sudah gak lucu lagi.



Wednesday, September 11, 2013

Home, Let Me Go Home...

Sleep deprivation?
Whenever I'm feeling really mellow I always want to write it here.
Maybe it's because I'm listening to Michael Buble's Home, this song has a nice sad feel.  It makes me want to remember a beautiful but sad memories.  My body also don't feel well, that's why right now I'm feeling really really really moody.

Everything seems fine, although sometimes I regret some of my decision.  Right now I'm trying to forgive myself for making something become more complicated.  It's like a battle between my body and my mind.  I don't know.
Reading materials every week, a quiz next week.  I'm telling myself that I have to go out from my comfort zone to be able to learn something.  Sometimes it will hurt me, it will tire me, but I must keep going.  But I really want to go back to my comfort zone.
Talking about my comfort zone, I think I made my mom really disappointed.  She did expect me to do something but last week I was too busy and I forgot.  I'm sorry, maybe it's God's way to tell me that it was not my time to do that (lame excuse).

I've been going to classes really well.  I sometimes come too early and go home late.  The traffic so far is friendly, haven't got any flood or heavy traffic.  But I too been skipping few classes just because I'm not in the mood.  Well... heheh.

That's all?  Now I have to re-check my notes so I won't forget what should I do tomorrow~

Thursday, July 18, 2013

Going Home.

One month left.
I don't do any special things on my holiday, it's nice because I don't have to think about anything serious since mom's surgery.
So I just spent my time washing few shoes (which I had been left long ago), but I haven't clean up my room yet.
Anyway, I watched anime movies since I can't bear myself waiting for Shingeki no Kyojin (Attack on Titans) each week.  I will just wait till it ends and watch it later.
So I began watching Bleach movies and it attracted me so much so now I've been looking for the animes.
It didn't stay long because I couldn't access few links and it stopped in the middle.

Anyway it is nice to find this old song.  Going Home by Shiro Sagisu.
The first time I heard it was when I had my..first computer?  My cousin gave a lot of anime OSTs and it's good.
I listen to everything that's good, although I have some singers that I like, but I can listen to everything (it depends on my mood).
And here I am, enjoying my caramel tea while listening to it.  It brings a calm atmosphere and because I had nice memories listening to it, so I feel good while listening to this song.

Mom's birthday is coming and I'm thinking of getting her a cake since I couldn't do it last year.
This year gonna be special because I think it's a grace that mom has gone through a surgery.
I know maybe people think it is nothing because the tumor is not really dangerous, but it will get bigger eventually and could endanger her if we didn't do the surgery.  For me it's like mom has gone through a critical situation, and remembering her condition in the recovery room is quite a nightmare for me.
Can't stand watching your loved ones writhing in pain.
Back to plan getting her a cake, I don't know if I can afford one..
I mean I don't go out during holiday because I feel really comfortable at home (with the computer and internet connection), so I could save quite much.
But sometimes parents really lazy to go to bank and they borrowed my money -___-
I didn't need it right now, and I don't planning to ask them to return it since it's all from them anyways..
But then...again..how I can buy her a cake like this....
Well, her birthday is still weeks away so I think I still have time to make a plan.

I'm currently not in a good mood, feeling dizzy and uncomfy.
I don't have insomnia, I just sleep at times that people normally don't sleep.
I mean I'm awake at night and sleep when the sun rises, I sleep about 6-8hrs (sometimes 12hrs because I fell asleep again after wake up after staying on my bed too long).  It's still normal, isn't it?
Today I woke up because of my loud brother, I don't know if he's feeling happy or something because he sings with his cracked voice and talk loudly.
I yelled him to quiet down between my sleep and he yelled "SORRY" to me just when I was about to sleep.
Suddenly I felt really angry...then I couldn't sleep again. DAMN.
And just now I saw some teens (probably 13-14 yrs) complaining about insomnia....
I don't know much about it but I'm sure insomnia it's not caused by love, like a puppy love.
Just confess it already if you like him/her!
Ah...nevermind...

Tuesday, July 9, 2013

Things.

"It's late and I'm feeling so tired having...trouble sleeping..." - Trouble Sleeping by Corinne Bailey Rae.
Tidur belum menjemputku..

Operasi ibu suri berjalan baik! (phew....)
Jadi apa yang terjadi dengan ibu suri?
Sekitar 8 bulan yang lalu ibu suri mengeluh karena ada sesuatu yang mengganjal di lehernya.  Lama-lama terlihat benjolan di lehernya sebelah kiri.
Tiroid.
Itu kata saudara dan teman-teman ibu suri.
Walaupun begitu ibu suri tidak mau periksa ke dokter karena dipikirnya mungkin ini timbul hanya karena kelelahan.

Akhir juni yang lalu, ibu suri akhirnya memiliki kesempatan untuk periksa ke dokter.
Akhirnya beliau periksa ke dokter, dan akhirnya setelah diperiksa ternyata ibu suri harus dioperasi untuk mengangkat kelenjar tiroidnya yang membesar itu.
Kerabat bilang kalau tiroid itu ada karena kelelahan, ada yang bilang kelenjar itu membesar karena emosi yang tidak stabil.
Tapi dokter bilang kelenjar ini muncul karena adanya kecenderungan genetik (turunan).
Jadi setelah diperiksa di dokter spesialis tiroid ini, ibu suri direkomendasikan langsung ke dokter onkologi untuk melakukan operasi karena sang dokter spesialis tidak melakukan operasi.
Keesokan harinya saya pun ikut menemani ibu suri bersama babeh untuk konsultasi ke dokter onkologi.

Sebenarnya saya pribadi masih belum mengerti apa yang dialami oleh ibu suri ini.  Dokter pun berusaha menjelaskan kepada kami tentang kelainan ini (dengan sumber yang diambil dari Wikipedia sebagian untuk memperjelas). 
Jadi tiroid ini merupakan kelenjar yang ada di dalam tubuh manusia, tepatnya di daerah leher dan ada dua kelenjar yang berbentuk seperti huruf 'H'.  Kelenjar ini gunanya untuk mengatur fungsi organ-organ lainnya seperti membuat protein, mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lain, serta mengatur kecepatan tubuh membakar energi.  Jadi yang terjadi pada ibu suri adalah adanya 'hang'(ini kata dokternya loh..) yang membuat salah satu kelenjar ini membelah diri dan membesar sendiri.  Karena ukurannya sudah lebih dari 1cm (tepatnya sekitar 5 cm) maka pengobatan tidak dapat dilakukan dan harus diangkat melalu operasi karena jika dibiarkan akan mengganggu pernapasan dan pencernaan (tidak bisa makan).  Dengan sangat cepat diputuskanlah akan dijalankan operasi pada hari Minggu, 7 Juli 2013 dengan catatan ibu suri harus melakukan tes darah terlebih dahulu untuk menentukan apakah beliau bisa melakukan operasi.

Singkat cerita, hasil tes normal dan ibu suri akan melakukan operasi.  Hari itu merupakan hari yang sangat melelahkan bagi kami karena walaupun kami datang pagi-pagi, ternyata operasi dijalankan cukup terlambat dan ibu suri baru bisa masuk kamar pada sore hari setelah berpuasa penuh (24 jam).  Walaupun ada kekecewaan yang banyak kami alami tapi saya mencoba untuk mengerti dan bersyukur karena dengan segala rintangannya, operasi berhasil dan proses pemulihan ibu suri sejauh ini tampak lancar.

Menggambarkan diri..saya tak bisa gambar... ToT
Dari semua hal yang saya alami sejak hari ini saya mempelajari beberapa hal tentang diri saya.
Pertama, saya adalah seorang (Taurus) yang berhati lembut (atau mungkin itu hanya perasaan saya saja..).  Kebanyakan orang melihat saya sebagai orang yang tomboy, berani, kuat, dsb.  Namun di balik itu semua saya tentu saja memiliki perasaan (kan saya juga manusia :P).  Tak kuat saya menahan air mata saat melihat ibu suri kesakitan ketika baru saja sadar dan keluar dari ruang operasi.  Mungkin semua orang juga akan merasa begitu saat melihat orang yang dicintai sedang berada dalam situasi yang sulit.  
Saat itu juga saya menyadari kalau saya adalah orang yang sangat-sangat pemalu (ini hal yang kedua).  Saya cenderung mengungkapkan rasa sayang saya kepada orang-orang di sekitar saya melalui perbuatan saya.  Misalnya, saya memberikan orang-orang yang saya kasihi makanan yang saya sukai.  Mungkin orang tersebut akan menganggap itu adalah hal yang biasa (atau mungkin menganggap saya pelit karena hanya memberi makanan).  Tapi yang saya pikir adalah, saya sangat menikmati makanan tersebut dan saya ingin orang-orang yang saya berikan makanan tersebut juga merasakan apa yang saya rasakan (misalnya: cokelat).  Jadi sangatlah jarang ketika saya memberi sesuatu tanpa pertimbangan terlebih dahulu karena saya pasti memberikan sesuatu (terutama yang berupa barang) ketika saya benar-benar mengetahui apa yang orang itu butuh/inginkan.  Kemaluan(?) ini pun tampaknya membawa dampak yang positif dan negatif buat saya karena saya cenderung menjadi anak yang baik (tidak terlalu ingin macam-macam *mungkin...) dan juga membawa dampak negatif karena saya cenderung sangat sulit bersosialisasi (sehingga teman-teman awalnya menganggap saya ini galak/sombong/jutek).
Hal ketiga dan juga menyambung dengan hal yang pertama.  Selain berhati lembut ternyata saya juga adalah orang yang lemah.  Terbukti saya langsung merinding ketika melihat ada pasien-pasien yang dibawa ke ruang operasi.  Entahlah imajinasi yang terlalu dahsyat atau memang saya terlalu penakut.  Saya pun masih suka geli ketika melihat ada selang yang menyambung dari leher ibu suri ke sebuah tempat seperti pompa dan berisi darah.  Sangat..sangat...ngeri...

Sebenarnya ada beberapa hal lagi yang saya pelajari tentang diri saya lebih lagi.  Yang kadang membuat saya sedikit takut dengan segala sesuatu yang harus dihadapi oleh manusia di dalam kehidupannya.  Namun yasudahlah, mungkin semuanya itu terlihat menakutkan karena memang belum saya jalani dan saya belum memiliki kapabilitas untuk hal-hal tersebut saat ini.  Well...  Semoga ibu suri bisa segera pulih!


 

Thursday, July 4, 2013

Money = Happiness

Bangun pagi hanya untuk menikmati langit pagi. :)
Orang bilang uang tidak akan bisa membeli kebahagiaan, tapi ada juga yang bilang lebih baik
sedih menangis di rumah mewah daripada sedih ditambah gak punya uang.
Saya pernah berpikir kalau uang memang bisa kita gunakan untuk membeli waktu, contohnya?
Ya lihat saja barang-barang seperti ponsel, mobil, dan barang elektronik lainnya.  Semuanya itu pada dasarnya untuk mempermudah dan mempercepat segala pekerjaan manusia.  Adanya ponsel membuat kita lebih mudah untuk menyampaikan berita ke orang lain yang tidak berada di tempat yang sama dengan kita.  Begitu juga dengan mobil atau alat transportasi lain, semuanya ada untuk mempersingkat dan mempermudah kehidupan manusia sehari-hari.

Tapi tampaknya pandangan saya bahwa uang = waktu ini perlu dirubah sekarang.  Ada peristiwa yang cukup membuat saya jadi gak enak makan dan bahkan cukup menghilangkan semangat yang sedang saya hadapi.  Kali ini uang tidak bisa membeli waktu (bisa sih) karena saat ini juga kami harus berlomba dengan waktu......(atau mungkin bisa dibilang kita butuh TIMING yang tepat).  Semuanya terasa terlalu cepat dan meragukan, tapi kalau terlalu lama berpikir kami bisa kehilangan kesempatan.  Belum selesai perjuangan, tapi bisa bersyukur karena semua tersedia (dan akan tersedia) serta tepat pada waktunya.

Dan masih harus percaya bahwa pada akhirnya semua akan mendatangkan kebaikan.

Friday, May 10, 2013

IT ENDS TONIGHT

Currently in love with Root Beer
Fourth semester is going to end soon.
Saturday 11st is my last class and I decided to skip it because I have something important to do.
There're many things happened during this fourth semester.
There's good and bad memories because this semester we have to work our assignments mostly in a group.
Of course we're from different family with different culture.
Sometimes it doesn't match each other and create a miscommunication.
I believe we all do want to have a nice teamwork and give our best to finish the assignments given.
But I do want to apologize to all of my friends for wrong things I've done especially for my group-mates.
I realize sometimes my joke is too much and hurt other's feelings.
Sometimes I demand too much and troubling the others.
I feel it's quite hard for me to approach some of my friends to clear all the things.
Maybe it's just me who think too much or being emotional.
I can't just approach them to tell my true feelings and sort it out because I'm afraid they will misunderstand and gets angrier.

I thought I'm all okay.
I thought I don't have anyone who doesn't like me.
But I was wrong and that's why I apologize here.
I'm a coward to approach them.
But I do feels sorry and I will try to think more carefully before I act and talk.
And thank you for your hard works, thank you for keep standing with me till the end so that we can finish our works.
I'm sorry if I didn't do much on certain parts because I know I'm not capable doing it.

There are good memories about team works I've done with my friends.
Like when we have to stay late to do our work.  I thank you for your commitments.
The best memories is when we're at BiElDi to do our assignments, it was raining and we decided to go home and continue it later.
You my friend who brings another bike, we had nice teamwork to help each other.
It was a good memories and I hope we can build a nice relationship for the future.
I don't mind if you come to me and tell me that there's something about me that troubling you.
I'm still learning too~

I realize that sometimes I nag too much because I think I'm a perfectionist in certain area.
And I do realize that sometimes it becomes really annoying.
I also can't improvise with impromptu plans because I have reasons :

  • My house is quite far from the campus.
  • The traffic is really random, sometimes it can be jams everywhere but I really try to be on time. That's why I need minimal 2 hours prior notice if you ask me to come. I spend minimal 45 minutes to reach the campus with normal traffic.
  • I'm currently working somewhere voluntarily and usually I always prioritize what I've promised to do.
That's why sometimes I ask too much about places and time because I (feel) that I have limited time.
Also I do appreciate for those who come on time because I try to do the same to you.
Coming on time means that you really appreciate me and my time.
So thank you for those who kept coming on time and those who gave me prior notice with reasonable  reasons if they're going to be late.

Once again, thank you and I'm sorry for all the wrong things I've done.  Thank you very much.




Well, recently I'm thinking about my future.
Time flies fast that now I'm about to have my 5th semester (well, of course there's still about 3 months holiday).
I think I'm not ready for the future.
It's mainly because I keep thinking about it too much.
What's on my mind currently is about... death.
The thought that someday your parents will leave you.
I thought that I will never be able to be independent and it makes me sad about it.
So I guess I will try to love my parents more through my actions towards them.

I'm currently listening to I'm in Love by Narsha.
I'm not falling in love tough.  (Well, I am falling in love with ROOT BEERS!)
The song is really nice to be played when you're working on your assignments or just chilling out.
I thank God for everything.
He guides me so I can reach my home safely.
I can do good things because of Him.
But blame me if I do something bad because it means that I start leaving Him.

Final Exams!
God speed!

Sunday, April 28, 2013


Happy birthday to me!
Yea...
I don't know what's so special about my birthday.
Actually I feel awkward when people congratulate me.
But I feel really thankful for the prayers and wishes.

On my birthday, of course I thank God for His guidance.
He protects me everywhere I go.
But I don't want to ask for things I want because I'm a human.
My brain is limited, but He really knows what's best for me.

So I will just continue my life and let Him be the Captain and lead me on.

Twenty years old.
More works to do.
More responsibility.
Le sigh.

Well, smile! :)

Monday, March 25, 2013

LoL! Lesson of Life?

Yes, I'm running from my papers.
The mid semester ends today!
It ended on Friday 22nd for me though. Yohoo!
I'm planning to go out with my two KARET this Monday and I have just realized that I have many papers to do. *sigh*
On Sunday I've promised one of my friend to go to an event, but I came home late and there's no much time to get ready and go because my house is quite far away, so I cancelled it and just sleep because Sunday is just too tiring for me.
I woke up at about 23.00 and checked my phone, and there was a message from my friend telling me to do a part of our group project and swoosh!  I remember every paper I have to do.
And now I had read few but my worksheet is still blank....

Anyway, I'm going to write about some of my thoughts.
It's not wrong to listen to parents' words because first, they're older than you and wiser.
Second, they had so much experience and they mostly know how to handle certain situation, they know how to solve certain problem they've experienced.
Third, they know you since you're born.  They know all about you although they can't know what exactly you're thinking but they can guess it and it's right sometimes.
But...
Should I listen to someone who nags constantly?

a man tells a blind to go few steps forward. will the blind do what the man tell if he knows that the man close his eyes because he doesn't want to see?
a child tells his parents how to fix the car.will the father do as his child says to fix their broken car?

What I'm thinking is..
How can you listen to someone that tell you to do this and don't do that but the person itself keep doing that and doesn't want to do this.
For example if someone tells you not to smoke but he keeps smoking, isn't it just weird?
Maybe we will say that smoking is personal choice, it's okay.  Maybe that someone just don't want the other suffer like itself because he can't stop smoking and his health is getting worse.
But what if we get advice from someone in our life, like making an important decision that we can't know the risks yet.
Like a man tells a blind to go forward but he himself doesn't want to see what's in front of him and close his eyes.
Why the blind man has to believe the man who doesn't want to see?
Of course the blind will ask advice from someone who opens their eyes and know what's in front of him.

Then for me, I will listen advices from everyone, but I will choose what I will do by myself.
Can you believe someone's advice that doesn't really know you?
I mean they only talk what they know without knowing what you're facing now, it's rather hard to be done.
Like a child who tells his parents how to fix the car, maybe his father will find something true from what the child says, but the child is still young, he doesn't know anything about car and machinery.
So I can say his father will listen what his children says, but won't do as he says because he knows more than his little child.

We have to be humble and listen to people's advice, moreover from parents' but actually it's our right to decide.
And of course we have to be responsible for everything we have decide.

I did take a side because of one big problem.
And now my view changed because of something had happened.
And I think what I did is right, because I can see what I've been struggling for is not worth it.
I took side with him, but he didn't show any effort to solve the problem.
I better waste my time, my energy for someone who's really struggling now.

Making commitment is easy, but hard to keep.I'm keeping my promise , I want to stay faithful.Cause I know that someday I will be noticed if I keep doing it.And I hope I can get what I deserve.

Friday, March 8, 2013

March please be nice!

It's March already and I had already miss one of my resolutions.
I'm not used to doing strict daily rountine.  I sleep whenever I feel sleepy, I eat whenever I want, etc.
I'm so strict to myself (and of course I'm lazy), I want everything to be perfect but if there's something wrong in the middle, I will lose hope and stop doing it because I can't make it perfect.

One more days until my favorite singer's birthday! :)
It's tomorrow!  The ninth!
Wish I can meet her someday personally and listen to her sing.

So I keep listening boys around me cussing and sometimes I'm not used to it.
I used to be in a community where they rarely using rude words, of course it affected me much.
They helped me to stop cursing, but as I become a student there're so many people and of course some of them really like cursing or use rude words to end their sentence.
And being unstable, of course I have to admit now that it's affecting me..quite much.

Then I think, it's not only to be used as my excuse to curse but..
A sword is dangerous, why?  Because it can be used to hurt people, to stab and kill people.
But a fruit knife or any other knife that our mom usually use to process foods in the kitchen can also be used to hurt people too.
What I mean is, there're rude words and good words.  It only show us how educated people.
A well educated man will speak carefully, and who uses bad words is the opposite.
But then how about ugly?
It can hurt people's feeling to.

So I think it's not the words that good or bad, it's us..the one who used it.
As long we have good intentions, I think there won't be any problems.
Well, that's just my opinion.

Actually I wanted to post this on 1st March, but I was too sleepy and didn't push the publish button instead saving it =.=a

Now I feel sleepy too, but I really going to post it!
Yesterday there're much things happened and it somehow chang my perceptions towards few things.
What I really want now is a humble heart.
I know I'm being too proud now, but now I realized..
Being prideful is like building a high tower for yourself using empty cardboard, the more arrogant you are, the higher tower you build.
And of course, it will be harder when you fall because you build it using empty cardboard, strong wind can blow anytime and that will be the one that make you fall.

Having a quite complicated problem now, and I guess I already knew the answer.
But of course, because it's complicated it means that there're a lot things to consider.
It makes me (and the other people) confused because it involves our interests.
May we be wise enought to decide, DMP is hard!

Saturday, February 9, 2013

I'm sorry and thank you...

I'm back!  Yes!  After quite a long time! :)
The forth semester has begun and I don't know if I can survive...
I felt really down in the first semester, and felt better after the second and finally gain my confidence in the third semester.  But now....  I don't know...  I need a long holiday!

By the way, I have told you about my blood type.  Yes, I'm an O type.
After browsing for quite a long time, I found a comic that illustrates every characteristics of each blood type.
It can be true or false, but it's based on a research done in Japan or something like that.

Today I talk about our future partner with my friends while doing our ASSignments.  They asked me about what will I do when I have a boyfriend.
I honestly haven't thought about it, maybe I will change to be more girlier(?) or maybe I will stay the same.  But the comic above maybe will represents what will my relationships be in the future...but who knows.. :D

Okay, enough about that relationships thingy (since maybe all the singles might be a little sensitive when Valentine Day is nearing).
What I can say is, you don't need to have someone to be your valentine on 14th of Feb.  Just be more patient for everyone out there who's waiting for their true love..brohohoho~

Enough, I'm going to talk about this illustration (or you can say, comic)


As you can see, the O type tends to look for the third party to vent their anger.  It can help them to de-stress, but also make the other people become exhausted.

I have just realized about this maybe a month ago.
Me and my mother are the only O type and sometimes if my mother have any problem outside or if my little bro and sist don't do what my mom have said, she will be angry.
And she always tell me about everything that makes her angry.

Actually I have no problem listening to others' if it can help them to de-stress or help them to give some advice.  
I used to have friends calling me at 12 AM only to talk to me although we will meet at school later, and I have no problem with it.  As long as I can help, why not?
But recently it makes me exhausted.  
Someone has been telling me her story and I always feel exhausted after finish listening to her.
Her?
It's my mother.
Why?
Because it feels like my mother is being angry to me when she is telling me about her problems.
So I quite agree about this comic and start thinking by myself because maybe I have that someone where I can tell everything and vent my anger to him/her to de-stress myself.

I have been thinking about it for a week.  Well, I just want to say thanks, for being my friend where I can tell you everything about me.  Thanks to my friends that always force me for my own goodness.  And I feel sorry if I make him/her (since I haven't realized the person) exhausted with my story.

Oh yeah, I'm now learning Chinese.  I hope I can make this chance to learn everything while I can.  At least I can talk a normal daily conversation as soon as possible.
Actually now I'm feeling tired and quite dizzy.
Had just back from a lesson and then start helping my mom while a irresponsible one is having holiday tomorrow but do nothing to help.
Too tired and it's hard to sleep.
Haven't done some assignments, haven't read some reading materials.  KILL ME!

That's enough for today, I think I will be listening to Norah Jones' The Long Day Is Over all day.
The song is just relaxing and simple.
Wan an! :)

Friday, January 4, 2013

My Resolution? 1080x720....

First post in 2013!  Happy (late) new year! 
Actually I'm bored since now I'm having my quite long holiday, yay!
Being nocturnal, I try to do something like playing games on Facebook or just browsing random stuffs.
And of course, I'm not in productive mode during holiday, so I just spend my night (since I sleep during days) eating potato chips and drinking soft drinks (stomach, I'm sorry...)

So, this is a new beginning!  I made some resolutions (more like to-do list) this year.
I'm not doing it like last year, posting it through my facebook and hoping it would motivate me but yeah...as you all know, in the end I couldn't do it because I'm too lazy.

So this year I decided just to make a simple to-do list because every great things begins with just a small step right?  
I don't want to aim for big things because I know I don't have enough will to do it.

Here's my goal this year :


  1. Save my money at least 100.000 a month.
    Why?  Because I spent too much last year.
    I had my savings from the angpao(s) I received and the remainings of my payment since I quited the job I had on the first semester.
    But there are some things that make me so stressed and I end up spending it for watching movies and eating tasty foods.
    I had to endure spending Christmas and New Year without having tasty foods because I don't have any money left.
    I SPEND IT ALL AND I DON'T REGRET IT! HAHAHAHAHA!

    So this year I will try to save some money so I will be able to spend it for something important (like buying snacks for the Christmas and New Year).
    Well, if it's possible, maybe I can use my savings for buying new guitar or accessories later~  I don't know, but right now I want to save my money!  REALLY!
    My wallet is empty (not really since few days ago my grandma gave me some money, thanks grandma!).
    I hope I can discipline myself and become rich at the end of the year..MUHAHAHAHA!
  2. Grow nails.
    Yeah...  I want to have a long fingernails, I had a bad habit because I love to peel my nails off.
    I never had long fingernails at least 5 of 10 fingers.
    That's why my fingernails always short and sometimes bleeding badly, so I think I have to grow my nail and endure the urge to peel it off.
    I have to stop it because having bleeding fingers is sometimes annoying.
    The second reason is because someone keep asking me to play the guitar at random ocassion and I often forgot to bring the guitar pick with me so I think I will play better with long nails (remembering that my fingers bleed badly the last time I had to play guitar with a steel strings).
    So, the second to-do list is abot my fingers and fingernails!
  3. Finish reading Bible. 
    I have post it in 2011 as my resolution but I can't do it for long since it's boring (I have to admit it's hard for me to read bible everyday, even if the lecturers give some reading materials, I will only read it once without paying much attention).
    It's now 4th January 2013 and I've been reading what I have to read.  I don't know why I can do this, maybe it's because I'm so bored so I try to do something I rarely do (hope it won't stop even if the holiday has ended).
    I was also think about doing sport since I rarely go outside because I'm too lazy and all I do is just sleep, eat, play PC, eat, sleep, eat, sleep, and that's all.
    But...yeah, I'm just TOOOOO lazy.
  4. Help my parents.
    It doesn't mean that I didn't help my parents during 2012.
    I want to force myself to help my parents doing their job, or maybe some small things that will help them or make them happy.
    I realize that family (parents) is the most important things for me as I get older (well, I'm 19 going on 20).
    They accept me as who I am, support me a lot, take a really good care of me.
    I felt a little bit sad when they ask me carefully to help them because they're really busy, I used to become really angry when they asked me because I was tired after having a busy day with my study and later I felt really sorry because they became so careful with their words and actions towards you.
    And after that incident I just think that to help means that you have to sacrifice something you have like the time, energy, thoughts, or other material things for someone.
    I now think that helping your parents means that you're willing to help them although you're having something important to do.  Family comes first!
    So I have to sacrifice my free-time which usually I spend it by sleeping or playing the PC to help my parents.
    Although it's tiring and sometimes boring, I want to lighten their burden.
    And whatsoever ye do, do it heartily, as to the Lord, and not unto men; (Colossians 3:23 KJV)
    It explains everything right?
    The first reason to help our parents is because they are our parents who loves us.
    The second is because we help them not only for our parents but also we do everything for the Lord.  We can't separate our spiritual life from our daily life, it has to be seen as one.
    That's why sometimes I don't like people who goes to church more often and pay no attention to their family.
    Well, that's just my opinion.
So I guess that's all.  I haven't thought of something to do this year, but of course I want to get better in everything I do.
And now I want to share the song which I think are good.

  1. Yohio - Sky Limit ; and Our Story.  You can search his Music Video.  Yes, he's a guy but he looks more girly than me!  For me, it's quite weird to see his MV but I really love Sky Limit and Our Story!
  2. Linkin Park - The Messenger.  The song is just nice.  End of the story.
  3. Girls' Generation - IGAB/I Got A Boy (and it means that the whole album is good!) [SOSHI COMEBACK SOSHI DAEBAK!]
     I personally like Lost In Love because it's the duet between Taeyeon and Tiffany.  Taeyeon is my favorite singer and Tiffany's is my second bias in SNSD I guess?
    Romantic St. is good too~!  I love the intro and it's a good song to listen while you're doing your paper or anything.
    I love Promise too~ because of Taeyeon's sweet voice (as always) and it's RnB feeling.  I have to admit that I'm not good to guess the genre.
    And lastly of course I Got A Boy! (I will stop after this because I will recommend all of them if I keep going).  Why I Got A Boy?  Because of Taeyeon!  And well, the music is different from the other songs like The Boys, Gee, etc.  The MV is pretty cool tooo~ They don't wear heels and they dance more powerful!
    Baby Ellena, my niece~ <3
Well, that's enough for now!
I hope this year will be a wonderful year where we all can be a better person and I hope I can get more money on CNY :P

By the way, have you thought that someday our parents will leave us?  I don't know... it was my random thought when I was having a conversation with my parents and when I think about it.....  I become really worried of losing them.  So I want to make them happy while I still have time.
Be grateful, try to be thankful even though it's just small things before the time teach us how to be thankful.  That's why I made a long list of what I'm thankful for during 2012.  And I will do it for this year too~

Jehovah Rapha, The Lord is my Healer.  He's the Healer of my troubles, sicknesses, and my souls.  Jehovah Jireh, The Lord is my Provider.  Jehovah Shalom, The Lord is our Peace.  Let Your will be done.  <3 M & U! :)

 

Me out~